APPLY VISA SCHENGEN VIA KEDUBES JERMAN


Hwaaaa,, sudah lama sekali aku gak nulis blog ini, karena sepulang dari Turkey aku gak kemana – mana lagi, jadi gak ada cerita yang bisa aku bagikan ke kalian. Tapi berhubung aku ada rencana mau keliling beberapa negara di Europe di bulan November nanti,  jadi kali ini aku mau membagikan tips – tips apply visa Schengen via kedubes Jerman. Kebetulan aku apply nya via kedubes Jerman karena Jerman adalah negara pertama yang aku kunjungi..


Gbr. Visa Schengen


Nah buat yang belum tau, Visa Schengen itu buat kemana sih?

Negara Schengen terdiri dari Austria, Belgia, Swiss, Republik Ceko, Jerman, Denmark, Estonia, Spanyol, Finlandia, Perancis, Yunani, Hungaria, Iceland, Italia, Lituania, Luxemburg, Latvia, Malta, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Swedia, Slovenia, dan Slowakia.

Karena Passport Indonesia masih kurang powerfull ya, jadi kita mesti buat Visa Schengen kalau mau berwisata ke negara – negara yang aku sebutkan tadi.
Mari kita mulai dari Tips yang pertama…..

1. Menentukan Apply visa di negara Schengen yang mana?

Disini kita gak boleh sembarangan menentukan negara mana yang mau kita tuju untuk apply visa nya.
Berikut syarat nya:

- Negara pertama yang dikunjungi

Kemarin aku beli tiket Jakarta – Frankfurt, jadi aku dan teman – teman memutuskan untuk apply visa via kedubes Jerman karena Jerman adalah negara pertama yang aku kunjungi.

- Negara terlama yang dikunjungi

Kamu bisa juga apply visa ke negara Schengen yang bukan negara pertama yang kamu kunjungi, tetapi kamu harus stay lama di negara tersebut. Misalnya, kamu tour Europe 10 hari mau pergi ke 4 Negara, Negara yang kamu akan apply Visa ini harus yang stay paling lama contoh. 3 hari dan di negara lain nya kamu stay 2 hari saja.

- Jangan apply visa di negara yang gak akan kamu kunjungi

Yaa,, seperti yang di ceritakan banyak traveller lainnya kalau Jerman dan Swiss adalah negara yang paling di takuti karena beberapa traveller mengalami penolakan. Untuk yang buat via kedubes Jerman, jika di tolak kalian akan di infokan alasan penolakan nya, dan kalian juga bisa mengajukan banding. Waktu di Abu dhabi aku ketemu mba2 dari Indonesia yang ngebolang sendirian ke Swiss karena visa suami nya di tolak oleh kedubes swiss tapi si mba nya bilang dia gak dapat info kenapa visa nya di tolak. Alasan penolakan macam – macam, bukan hanya karena saldo yang tertera di rekening koran kita terlihat sedikit, tapi bisa jadi karena dokumen kita kurang bisa dipercaya dll.

Mungkin kalian pernah denger – denger juga kalau bikin visa Schengen yang paling mudah di approve adalah via kedubes Belanda. Yas,, tapi kalau kalian gak ada rencana mau ke Belanda mending jangan deh, meskipun bisa bikin itinerary boongan dan kita buat seolah – olah kita pergi ke Belanda padahal nggak,, karena ada cerita orang yang nyaris gagal terbang karena dia visa nya buat di kedubes belanda tapi gak ada bookingan hotel di belanda. Untungnya pihak maskapanya masih baik, jadi orang nya di suruh booking hotel dulu baru dipersilahkan masuk ke pesawat.


2. Memilih Type Visa

Jadi ada 2 type visa untuk turis, beda nya seperti berikut.

- Visa Single Entry

Visa Single Entry untuk sekali masuk dan keluar negara schengen. Jadi kalau kalian hanya ingin mengunjungi negara – negara schengen saja, kalian bisa pilih yang Single Entry. Tapi ketika kalian sudah keluar dari negara schengen kalian gak bisa masuk lagi. Harus apply visa schengen baru lagi.

- Visa Multiple Entry

ini untuk kalian yang mau keluar masuk negara Schengen. Misalnya kalian mau ke Europe 10 hari, 4 hari pertama ke Jerman, terus selanjutnya 3 kalian mau ke London dimana london itu bukan negara schengen, dan setelah itu kalian balik lagi ke negara schengen misalnya belanda 3 hari dan pulangnya dari belanda. Nah udah ngerti kan beda nya?

Tapi buat kalian yang cuma mau mengunjungi negara schengen aja, dan ini pertama kalinya kalian apply visa schengen, aku saranin pilih yang single entry aja, karena peluang untuk di approve nya lebih besar. Oiya kalau kalian apply yang multiple entry pastikan kalian juga beli asuransi perjalanan nya yang mengcover ke negara diluar schengen yang akan kalian kunjungi juga. Dan waktu itu aku apply yang single entry, eh tau - tau nya malah dikasi yang multiple,, entah mengapa..


3. Dokumen – dokumen yang di perlukan untuk apply Visa via Kedubes Jerman.

Jadi per 2019 untuk apply visa Schengen via Kedubes Jerman sudah tidak dilakukan di kedubes nya, melainkan melalui VFS Germany. Oiya ini aku bikin visa nya di VFS Germany yang di Kuningan City Jakarta.
Untuk syarat lengkapnya kalian bisa mengunjungi link berikut.



Singkat nya aku sebutin disini ya..

- Mengisi Formulir secara online di Web VFS Germany ( Asli )

kalian ke website nya VFS Jerman terus klik di yang aku lingkarin warna merah, kalau ada yang mau ditanyain mengenai pengisian nya bisa leave komen dibawah ya,, soalnya nanti kepanjangan kalau aku jelasin disini. Jangan lupa di print ya.


Gbr. Mengisi Formulir Aplikasi Visa Online


- Instruction Form  ( Asli )

ini kalian bisa download, lalu print dan tanda tangani.



-  Passport ( Asli & Copy )

Pastikan paspor kalian masih berlaku, minimal sisa 2 lembar yang belum kena stamp ya,,

- Pas Poto terbaru ( Asli )

Ukuran 3.5 x 4,5 cm
Latar  belakang boleh putih dan boleh abu – abu muda
Muka kalian harus 80% ya dari ukuran poto 3.5 x 4,5 cm tersebut,, contohnya liat aja itu poto muka ku yang udah kaya mak – mak anak 2  :(...

- Bookingan hotel ( Copy )

Kalian mesti book hotel ya, kalau misalnya belum fix mau nginep dimana bisa via booking.com karena free cancel. Terus kalau kalian ada rencana mau naik bis malem (overnight bus) dan kalian ga book hotel pada waktu tsb, kalian mesti lampirin bookingan bus nya juga. Kalau untuk transport sehari – hari nya boleh di note book after visa.

- Jadwal Perjalanan Itinerary ( Copy )

Kalian mesti buat jadwal perjalanan juga, mau kemana aja,nginep nya dimana dan transportasinya naik apa. Contoh itinerary nya kaya gini.




Gbr. Contoh Jadwal Perjalanan ( Itinerary ) untuk apply visa

- Surat Keterangan Kerja

Kalau kalian karyawan harus melampirkan Surat Keterangan Kerja  ( Asli ), contoh nya kaya gini, jangan lupa lampirin slip gaji kalian ya..

kalau kalian pengusaha harus melampirkan SIUP dan Laporan Pajak Perusahaan kalian yang terbaru ( Copy ).


Gbr. Contoh Surat Keterangan Kerja


- Bookingan Ticket Pesawat ( Copy )

Jadi kalian mesti melampirkan tiket pulang dan pergi nya ya,, kalau ini udah gak perlu dikasi contoh kan yakkkk,, hehe

- Bukti Pembelian Asuransi Kesehatan ( Copy )

Asuransi berlaku dari mulai tanggal berangkat sampai tanggal pulang, terus minimum harus mengcover secara total EUR 30.000.

Berikut list asuransi yang menyediakan asuransi kesehatan untuk perjalanan ke negara schengen


Kalau waktu itu aku apply yang asuransi Travel Pro nya Allianz, ini bebas sih yang penting ada di list itu.

- Form Deklarasi Asuransi Kesehatan ( Asli )

Bisa download disini dan di tanda tangani



- Bukti Pembiayaan Perjalanan ( Asli dan Copy )

Bisa berupa print rekening koran kalian selama 3 bulan, dan kalau kalian di biayai orang tua atau suami bisa print rekening koran mereka dan ada surat pernyataan bahwa mereka lah yang akan membiayai kalian dan juga dibuktikan dengan copy kartu keluarga untuk membuktikan bahwa yang membiayai benar orang tua atau suami kalian ( bukan suami orang,,,,,, loooohhh???? )..

Ini tips aja sih,, sebelum print rekening koran sebisa mungkin kalian maintain keluar masuk uangnya,, jadi jangan tiba – tiba kalian punya saldo besar pas di akhir padahal di awalnya saldonya gak seberapa,, karena yang dilihat gak cuma saldo akhir aja, tapi transaksi kalian juga.. dan usahakan rekeningnya aktif atau ada keluar masuk uang.

Terus dikedubes Jerman sendiri gak ada aturan baku mengenai saldo minimum. Kalau di belanda kalau gak salah minimal 50 EUR x lama hari perjalanan kalian.. CMIIW.. Nah karena di Jerman biaya hidup lumayan mahal aku sih nyiapin 100 EUR x lama hari perjalanan. Misalnya 100 EUR x 16.000= 1.600.000 x 10 hari = IDR 16.000.000. Tapi jangan mepet – mepet juga ya saldonya,, minimal IDR 20 juta deh biar aman. Dan ingat saldo harus dimaintain ya,, jangan tiba2 ada transferan 20 juta,, nanti kalian dicurigai itu transferan dari agen penyalur tenaga kerja imigran gelappp :P

Oiya terus aku juga lampirin copy credit card aku sih depan nya aja yang ada nama aku nya, karena pas di formulir aku ada checklist credit card untuk pembiayaan disana nya.

- Kartu Keluarga ( Copy )

Kalian juga mesti ngelampirin copy kartu keluarga. Gak mesti dikasih contoh juga kan kalau yang ini? wkwkwk

4. Membuat Janji Temu

Sebelum kalian datang ke VFS Jerman yang di Kuningan City itu, kalian harus buat janji temu dulu. Kalian bisa register akun di web VFS Jerman terus buat janji temu. Disini kalian juga bisa apply janji temu per group ( maksimal 3 orang ). Kebetulan waktu itu aku juga apply yang group.

Setelah dapet jadwal janji temu nya, kalian bisa langsung datang dan bawa berkas – berkas nya. Jangan lupa print janji temu nya kasi ke satpam untuk di tukar nomor antrian. 

Biaya Pembuatan Visa per 6 Agustus 2019 sebesar IDR 940.000, terus ada tambahan biaya aplikasi di VFS nya sebesar IDR 250.000 jadi total ( IDR 940.000+ IDR 250.000) = IDR 1.190.000. Untuk biaya silahkan update lagi di web VFS globalnya, takut sewaktu - waktu ada perubahan.

5. Menanti Visa Approved………….

Jujur aku galau nya setengah modar,, karena apply nya di kedubes Jerman yang kata orang – orang susah di approve nya.. Disini kalau kalian mau dapat notifikasi update nya by sms dll kalian harus bayar, harga nya bisa cek di web VFS. Waktu selesai prosesnya kata mba2 di VFS antara 3 hari  - 14 hari kerja tergantung banyak atau tidak nya aplikasi yang masuk. Kebetulan waktu itu aku 5 hari kerja cek di website visa udah diterima vfs dari kedubes Jerman, tapi aku alay karena nungguin email  info dari vfs. Akhirnya pas hari ke 8 aku email VFS dan menanyakan status Visa ku ternyata memang sudah bisa di ambil. Jadi nanti kalian rajin2 aja ngecek status aplikasi kalian di web VFS, kalau udah ada update visa udah diterima dari kedubes jerman kalian langsung email aja VFS nya dan tanyain udah bisa di ambil atau belum. Kecuali kalian bayar untuk notifikasinya. Soalnya ini aku baru dapet notif kalau visa udah bisa di ambil pas 10 hari kerja, padahal visa nya juga udah aku ambil :) ...

Dannn selesai sudaaaahhh cerita tentang pengalaman ku apply visa Schengen via Kedubes Jerman. Kalau ada yang ingin ditanyakan silahkan tinggalkan komentar,, atau kalau aku lama bales nya bisa dm aku di ig : sisca_sisi2 atau email aku di siskaameliamerdi@gmail.com... Tenang aku anak nya baek kok pasti di balas hehe,, asal email nya gak aneh – aneh aja ya.. 

Sampai jumpa di tulisan – tulisan ku berikutnyaa…


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kuala Lumpur Dadakan

4 days Hong Kong Macau ( Sopa Lost in Hong Kong )